Blog

Perawatan khsusus untuk kanker  endometrium

Kanker endometrium adalah jenis kanker yang meyerang endometrium atau biasa dikenal dengan lapisan Rahim pada bagian dalam . Kita sebagai wanita harus selalu menjaga tubuh kita , karena wanita rentan sekali terkena penyakit penyakit kronis . pernahkah kamu menemukan tanda tanda aneh dan membuat berfikir jika anda memiliki penyakit ? dilansir dari hello sehat sekitar 90 persen wanita yang didiagnosis dengan kaneker endometrium mengalami pendarahan vagina yang terjadi secara abnormal maksudnya secara abnormal bagaimana ? seperti perubahan yang terjadi pada siklus haid , pendarahan saat sedang tidak haid , pendarahan setelah menopause.  Gejala kanker endometrium yang paling sering terjadi adalah pendarahan vagina . gejala ini biasanya akan muncul karena sejak kanker stadium awal .namun tahukah kamu bahwa pendarahan memiliki tanda yang berbeda tergantung dengan apakah pasien sudah menopause atau belum dan pasien yang belum menopause , biasanya pendarahan vagina ditandai dengan darah yang keluar selama menstruasi lebih banyak dan masa menstruasi lebih banyak dari  masa menstruasi lebih panjang juga dari 7 hari , muncul bercak darah di luar masa menstruasi , siklus menstruasi terjadi di setiap 21 hari atau lebih cepat dan pendarahan yang terjadi sebelum atau sesudah berhubungan seksual. Penyebab kanker endometrium memang belum diketahui secra pasti namun ketidakseimbangan hormone progesterone dan estrogen dalam tubuh wanita malah menjadi salah satu penyebab kanker endometrium. Kadar hormone progesterone yang lebih rendah dibandingkan hormone estrogen dapat menyebabkan terjadinya penebalan lapisan Rahim dan jika penebalan terus terjadi , sel kanker akan tumbuh seiring berjalannya waktu . ada juga beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker endometrium pada wanita , misalnya saja belum pernah hamil , menjalani terapi hormone tamoxifen untuk penderita kanker payudara , menderita sindrom hereditary nonpolyposis colorectal cancer atau HNPCC,telah memasuki masa menopause ,dan  memasuki masa menstruasi di usia yang terlalu dini kurang dari 12 tahun atau memasuki masa menopause lebih lambat dibandingkan wanita pada umumnya itu lebih dari 50 tahun. Dilansir dari alodokter , sebagian besar kanker endometrium ini tidak dapat dicegah namun ada bebeapa perawatan yang bisa dilakukan untuk menurunkan resikonya seperti :

  1. Mendiskusikan resiko dan manfaat terapi hormone setelah menopause
READ  Kapankah Diperlukan Pemeriksaan CT Scan?

Penggunaan terapi hormone terutama pada kombinasi progestin dan estrogen , dapat menyebabkan meningkatnya resiko kanker payudara

  1. Olahraga secara rutin dengan 30 menit setiap hari
  2. Menjaga serta mempertahankan berat ideal

Karena jika berat kita tidak ideal maka akan terjadi obesitas dan dapat meningkatkan resiko kanker endometrium maka mulailah juga mengonsumsi makanan yang rendah kalori dan lemak jenuh .

  1. Mempertimbangkan untuk menggunakan pil kb

Maksudnya dnegan menggunakan alat kontasepsi oral setidaknya selama 1 tahun dapat mengurangi resiko kanker endometrial namun , memang setiap alat kontasepsi oral memiliki efek samping .

  1. Lakukan pemeriksaan organ reproduksi secara rutin

Hal ini dilakukan untuk membantu dokter mendeteksi adanya gangguan atau tanda abnormal seperti pemeriksaan panggul dan pap smear

READ  Penyebab umum kanker endometrium

 

Jika kanker endometrial tidak diobati dan dibiarkan maka akan menyebabkan komplikasi pada kanker endometrial  seperti anemia yang disebabkan karena pendarahan anemia , efek samping dari kemoterapi dan radioterapi misalnya mual , muntah,  hilangnya nafsu makan , konstipasi , rambut rontok bahkan muncuknya ruam .

 

Sumbergambar : alodokter .com